Thursday, December 22, 2016

Pengertian, Cabang, dan Peranan Ilmu Biologi

Kali ini, Ilmu Hexa akan memberikan wawasan baru tentang salah satu materi biologi kelas 10, yaitu tentang pengertian dan cabang ilmu biologi. Berikut penjelasannya.

Pengertian, Cabang, dan Peranan Ilmu Biologi Ilmu Hexa

Pengertian Biologi

Biologi merupakan bagian dari sains. Biologi berasal dari kata bios yang berarti hidup, dan logos yang berarti ilmu. Jadi, biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup (organisme) baik yang bersifat makroskopis maupun mikroskopis. Organisme makroskopis  adalah organisme yang dapat dilihat dengan mata secara langsung, misalnya tumbuhan tingkat tinggi, hewan, dan manusia. Sedangkan Organisme mikroskopis adalah organisme yang tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung. Untuk melihat organisme ini diperlukan alat bantu, misalnya lup, mikroskop cahaya, dan mikroskop elektron. Contoh organisme mikroskopis, yaitu bakteri, protista, serta beberapa jenis jamur dan ganggang.

Biologi muncul dan berkembang melalui pengamatan dan eksperimen terhadap organisme yang pernah ada atau hidup di bumi. Dari waktu ke waktu, pengamatan dan eksperimen biologi terus dilakukan yang ditunjang dengan penemuan peralatan modern sehingga objek kajian biologi makin banyak dan beragam, oleh karena itu, biologi dibagi menjadi beberapa cabang biologi.

Cabang – Cabang Ilmu Biologi

Jumlah cabang biologi makin banyak seiring dengan munculnya penemuan-penemuan baru. Cabang biologi yang ada saat ini antara lain sebagai berikut.
  1. Anatomi, mempelajari struktur bagian tubuh makhluk hidup.
  2. Anestesi, mempelajari pembiusan atau penghilangan rasa sakit yang berhubungan dengan operasi atau pembedahan.
  3. Bakteriologi, mempelajari bakteri.
  4. Bioteknologi, mempelajari teknik pemanfaatan organisme untuk menghasilkan suatu prosuk yang bermanfaat bagi manusia.
  5. Botani, mempelajari beraneka ragam tumbuh-tumbuhan.
  6. Ekologi, mempelajari hubungan makhluk hidup dengan sesamanya dan dengan lingkungannya.
  7. Embriologi, mempelajari pertumbuhan dan perkembangan embrio.
  8. Entomologi, mempelajari serangga.
  9. Etologi, mempelajari tingkah laku makhluk hidup
  10. Evolusi,  mempelajari asal usul makhluk hidup dan berbagai perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan di bumi.
  11. Fisiologi, mempelajari fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup.
  12. Genetika, mempelajari cara penurunan sifat makhluk hidup kepada keturunannya.
  13. Higiene, mempelajari berbagai usaha manusia untuk hidup sehat.
  14. Histologi, mempelajari jaringan tubuh.
  15. Imunologi, mempelajari sistem kekebalan tubuh.
  16. Mikologi,mempelajari jamur (fungi).
  17. Mikrobiologi,  mempelajari organisme kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung.
  18. Morfologi, mempelajari bentuk dan struktur makhluk hidup.
  19. Ornitologi, mempelajari hewan golongan aves (burung)
  20. Paleontologi, mempelajari kehidupan hewan dan tumbuhan zaman lampau yang telah menjadi fosil.
  21. Patologi, mempelajari organisme parasit penyebab penyakit (patogen).
  22. Filogeni, mempelajari hubungan antara kelompok organisme berdasarkan proses evolusinya.
  23. Taksonomi, mempelajari penamaan dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya.
  24. Teratologi, mempelajari kalainan atau cacat embrio dalam kandungan.
  25. Virologi, mempelajari virus.
  26. Zoologi, mempelajari beraneka ragam hewan.

Cabang-cabang biologi tersebut diperlukan dalam menyelesaikan kasus atau masalah dalam kehidupan manusia. Dalam menangani masalah-masalah tertentu diperlukan kerja sama para ahli yang menguasai bidang ilmu tertentu. Sebagai contoh pada kasus flu burung. Untuk menangani kasus flu burung ini diperlukan beberapa cabang biologi, yaitu patologi, virologi, ornitologi, higiene, etologi, ekologi, farmasi, anatomi, dan fisiologi. Contoh lainnya, dalam kegiatan operasi pasien di rumah sakit, diperlukan ahli anatomi, fisiologi, anestesi, histologi, dan farmasi

Peranan Biologi

Penelitian dan penemuan dalam bidang biologi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Penyalahgunaan untuk tujuan kejahatan, sangatlah dilarang, misalnya virus atau bakteri yang digunakan untuk membuat senjata biologi. Perkembangan biologi saat ini telah ikut serta menyumbang berbagai usaha menyejahterakan kehidupan manusia d=dalam berbagai bidang, antara lain sebagai berikut
  1. Bidang farmasi, misalnya pembuatan vitamin sintetik, vaksin, antibiotik untuk bakteri dan jamur, antibodi monoklonal, hormon insulin buatan, enzim-enzim buatan, seta obat-obatan tradisional (jamu) dan modern.
  2. Bidang industri, misalnya teknik pemisahan logam dari bijihnya dengan menggunakan bakteri.
  3. Bidang kedokteran, misalnya teknik pembuatan bayi tabung, metode keluarga berencana (KB), cangkok organ tubuh, bedah plastik, dan terapi gen.
  4. Bidang pengelolaan lingkungan hidup, misalnya pengolahan limbah dengan menggunakan mikroorganisme, menguraikan tumpahan minyak di laut dan plastik dengan bakteri.
  5. Bidang perikanan, misalnya budidaya udang windu, budidaya kerang penghasil mutiara, dan budidaya ikan hias.
  6. Bidang pertanian, misalnya penemuan bibit unggul, tanaman transgenik (tanaman hasil rekayasa genetika), kultur jaringan, teknologi hidroponik, dan pemandulan hama. Dengan rekayasa genetika, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat-sifat yang dikehendaki, misalnya tanaman yang tahan penyakit, tanaman yang tahan terhadap kondisi tanah kering, tanaman yang batangnya tidak mudah roboh, dan tanaman yang mengandung zat tertentu.
  7. Bidang peternakan, misalnya kloning untuk hewan, inseminasi buatan (kawin suntik), ayam petelur tanpa dibuahi pejantan, dan hewan ternak yang bermutu unggul lainnya (memproduksi susu, daging, atau telur berkualitas tinggi).
  8. Bidang teknologi pangan, misalnya pembuatan keju, sosis, sarden, nata de coco, yoghurt, makanan suplemen, PST (Protein sel tunggal), kecap, tapai, tempe, oncom, tauco, dan teknologi pengawetan makanan,

Contoh Soal

1. Flu burung merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya karena dapat ditularkan langsung dari burung kepada manusia. Ilmu yang mempelajari karakteristik penyakit tersebut adalah ....
A. Bakteriologi
B. Mikologi
C. Virologi
D. Sitologi
E. Patologi
Jawaban : E

2.Alelopati merupakan mekanisme kimiawi tumbuhan dalam menghadapi kompetisis dengan tumbuhan lain. Fenomena tersebut dipelajari pada tingkat organisasi dan objek biologi yang dikaji melalui cabang ilmu ....
A. Individu – Ekologi
B. Populasi – Evolusi
C. Komunitas – Fisiologi
D. Organ – Morfologi
E. Komunitas – Ekologi
Jawaban : C

3.  Untuk memudahkan mempelajari objek yang sangat beraneka ragam, maka perlu dilakukan klasifikasi. Cabang biologi yang mempelajari klasifikasi adalah ...
A. Taksonomi
B. Ekologi
C. Teratologi
D. Botani
E. Embriologi
Jawaban : A.

Terimakasih telah membaca artikel Pengertian, Cabang, dan Peranan Ilmu Biologi. Kunjungi terus Ilmu Hexa untuk mendapatkan informasi terbaru tentang materi sekolah. Semoga Bermanfaat.

Sangat suka dengan menulis dan mencoba hal baru. Fokus di dunia blog dan desain grafis. Sedang berusaha menjadi blogger yang baik. Kunjungi blog saya di www.ilmuhexa.blogspot.com :)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian, Cabang, dan Peranan Ilmu Biologi

0 Komentar:

Post a Comment

close
close
close